Selamat datang di Klinik Utama Sentosa !

Penyebab Balanitis


Apa Yang Menjadi Penyebab Pada Penyakit Balanitis?


Balanitis paling sering disebabkan oleh infeksi ragi seperti candida. Dan ditularkan melalui hubungan seksual dengan pasangan yang memiliki infeksi ragi candidal. Ragi dan bakteri yang dapat mengumpulkan sekitar kepala (glans) alat kelamin pria dan bagian paling atas serta bagian dalam uretra (saluran yang menghubungkan kantung kemih ke lingkungan luar tubuh) dan berkembang biak dengan cepat.



Ada juga penyebab lain dari balanitis yang berkaitan dengan iritasi yang ekternal atau kondisi lainnya termasuk:


>>>Penyebab Balanitis [klik disini] <<<


Beberapa Penyebab Balanitis Yang Bisa Pecah


Balanitis juga dapat pecah menjadi beberapa penyebab yang berbeda seperti infeksi bakteri, infeksi jamur (sariawan), iritasi kimia (dermatitis alergi) atau eksim atau peradangan pada kulit (psoriasis atau kondisi ketika sel-sel kulit menumpuk dan menghasilkan bercak bersisik yang terasa gatal dan kering).


Infeksi jamur yang paling sering terjadi disertai dengan iritasi kimia. Infeksi jamur yang paling sering karena adanya candida albicans atau kandidiasis yaitu kulit normal yang tumbuh diluar kendali dan menyebabkan adanya gejala. Kebersihan yang buruk atau cara membersihakan yang buruk dibawah kulup pada pria yang tidak disunat yang dapat menyebabkan atau memperparah masalah. Namun pembersihan yang berlebihan dengan produk berbahan kimia dibawah kulit khatan juga bisa memiliki efek yang sama.


>>>jika belum jelas? [klik disini] <<<

Penyebab Lain Dari Penyakit Balanitis Termasuk:




Kemungkinan pada beberapa kasus tidak dapat ditemukan penyebabnya. Ketika bakteri atau ragi menyebar dibawah kulit khatan dan ke dalam jaringan lunak, tubuh akan bereaksi dengan memunculkan peradangan. Balanitis paling sering terjadi pada laki-laki yang tidak disunat dan dapat disebabkan oleh kebersihan yang buruk disekitar kulup alat kelamin pada pria.


Balanitis bisa terjadi akibat kelebihan ragi pada kulit yang disebut candida. Yang menderita diabetes (kencingmanis) berisiko tinggi terkena balanitis karena tetesan urine yang kaya akam gula dan dapat berada di kulit khatan setelah buang air kecil (BAK atau kencing), memungkinkan bakteri untuk berkembang yang menyebabkan infeksi.



Iritasi kulit adalah penyebab yang paling umum pada balanitis yang terjadi pada anak laki-laki. hal ini dapat terjadi karena tidak selalu memungkinkan untuk menarik kembali kulit khatan sepenuhnya pada usia ini, yang mengarah pada penumpukan zat yang tampak seperti keju yang disebut smegma (kotoran pada kulup bagian dalam yang berwarna putih) yang dapat mengiritasi kulit.


>>>butuh bantuan chat online [klik disini untuk konsultasi] <<<

Segera Konsultasikan Pada Klinik Utama Sentosa


Klinik Utama Sentosa adalah klinik spesialis penyakit kelamin yang memiliki peralatan atau alat-alat medis yang sudah modern dan canggih dan bertaraf nasional. Dan ditangani oleh para dokter yang sudah ahli didalam bidangnya, selain itu biaya perawatan yang sangat terjangkau. Lokasi klinik yang sangat strategis yang berada di Jakarta Indonesia. Sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasiennya nomor 1 dalam setiap pelayanannya.


Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai penyakit menular seksual (PMS) lainnya segera hubungi hotline kami di nomor 0813 6262 1616.



Klinik Utama Sentosa adalah salah satu klinik spesialis penyakit kelamin yang berada di Jakarta, Indonesia. Menangani setiap permasalahan penyakit kelamin seperti penyakit menular seksual (PMS), infeksi menular seksual (IMS), Andrologi dan Ginekologi. Didukung oleh dokter ahli dan peralatan medis yang modern guna membantu proses perawatan penyakit kelamin .


Disclaimer: Hasil dapat berbeda dari masing-masing individu.
balanitis sembuh sendiri



Jl. Raya boulevard timur blok ND1 No 53 kelapa gading, Jakarta utara
Telepon: 0813 6262 1616
Jam Buka: Senin - Minggu
Pukul: 09:00 s/d 20.00 WIB

copyright © 2016 Klinik Sentosa all right reserved.

-->